Perakitan Komputer – Pengertian, Komponen dan Langkah Langkahnya

Posted on

Perakitan Komputer – Pengertian, Komponen dan Langkah Langkahnya

 

merakit komputer
merakit komputer

Bagi anda yang hobby otak atik komputer, mendengar kata perakitan komputer itu sudah biasa. Nach, tuk yang belum paham apa itu perakitan komputer, komponennya apa serta gimana cara merakit komputer. Yuk..simak penjelasan dibawah ini.

 

Pengertian Perakitan Komputer

Perakitan komputer yaitu merakit semua komponen komputer ke PC yang siap pakai. Salah satu perangkat komputer yang perlu dirakit adalah komponen pada motherboard. Motherboard adalah pusat kendali yang mengontrol pekerjaan semua komponen yang terhubung. Kontrol catu daya atau daya listrik untuk setiap komponen PC dan semua lalu lintas dikendalikan oleh motherboard. Mulai berkisar dari perangkat penyimpanan (hard disk, CD-ROM) melalui perangkat input data (keyboard, mouse) sampai ke printer.

 

Komponen-Komponen Perakitan Komputer

Komponen – komponen komputer yang dibutuhkan dalam merakit computer sebagai berikut :

  1. Casing
  2. Powe Supply
  3. Motherboard / Mainboard
  4. RAM
  5. Processor
  6. Harddisk
  7. Heatsink Fan
  8. Optical Drive
  9. Kabel Data
  10. Perangkat Display
  11. Monitor
  12. Keyboard
  13. Mouse

 

Langkah-Langkah Merakit Komputer

Langkah – langkah untuk merakit komputer sebagai berikut :

1. Pasang prosesor pada motherboard

Akan lebih baik untuk memasang prosesor terlebih dahulu sebelum memasang motherboard karena lebih mudah untuk memasang. Untuk memasang prosesor pada motherboard:

  • Pertama, kami menentukan posisi pin 1 pada prosesor dan soket prosesor pada motherboard, yang biasanya di area terpojok.
  • Angkat tuas pengunci soket sehingga terbuka
  • Sesuaikan posisi kaki prosesor dengan lubang soket. Jika ya, dorong prosesor ke dalam soket hingga terpasang dengan benar.
  • Kunci lagi dengan tuas pengunci.
Baca Juga  RAM - Pengertian, Fungsi dan Jenisnya
processor
processor

2. Pasang motherboard

Untuk memasang motherboard di casing, tempatkan motherboard di casing, sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, dan kunci dengan sekrup.

motherboard
motherboard

3. Pasang pendingin atau heatsink

Setelah memasang prosesor, pasang heatsink untuk mencegah prosesor memanas. Unit pendingin ini ditempatkan pada prosesor dan dilengkapi dengan perangkat penahan agar tidak lepas. Pertama lapisi pendingin dengan gel konduktif (penghantar) panas. Jika heatsink Anda memiliki kipas, konektor daya kipas / kipas tersambung ke motherboard.

heatsink
heatsink

4. Pasang RAM / Memori

Untuk memasang modul ram / memori yaitu buka tuas kunci, lalu sesuaikan posisi takik pada modul memori dengan takik di slot. Jika benar, tekan dan pasang kembali tuas kunci RAM / memori.

RAM
RAM

5. Pasang catu daya atau Power Supply

Ketika kita membeli sebuah casing, biasanya power supply sudah terpasang. Nah, jika power supply tidak terpasang, cara memasangnya, yaitu:

  • Tempatkan power supply di belakang casing dan kencangkan dengan sekrup.
  • Pasang konektor daya dari power supply ke motherboard bersama dengan kabel-kabelnya.
power-supply
power-supply

6. Pasang kabel motherboard dan casing

  • Pasang kabel koneksi IDE primer dan sekunder pada motherboard.
  • Untuk motherboard non-ATX, sambungkan kabel koneksi serial dan paralel ke konektor pada motherboard.
  • Ada lubang di bagian belakang casing tempat konektor tambahan tanpa slot dapat dimasukkan. Buka terminal lubang tertutup dari pelat pengunci sekrup, masukkan terminal yang akan dipasang, dan pasang kembali sekrup.
  • Sambungkan kabel koneksi mouse dan keyboard ke motherboard.
  • Koneksi kabel lainnya seperti LED, speaker internal, dan port pada casing komputer.
kabel-motherboard
kabel-motherboard

7. Pasang drive

Cara memasang drive seperti hard disk, CD-ROM / DVD-ROM :

  • Masukkan drive ke casing dari depan. Pertama, sesuaikan pengaturan jumper (seperti Master atau Slave) pada drive, dan kemudian pasang sekrup agar drive tidak kendur.
  • Sambungkan kabel IDE ke drive dan konektor pada motherboard (konektor utama akan digunakan terlebih dahulu).
  • Ketika kabel IDE terhubung ke 2 (dua) drive, drive pertama ditetapkan sebagai master dan yang lainnya sebagai slave sebagai pengaturan jumper.
  • Dua drive tambahan dapat dihubungkan melalui konektor IDE sekunder pada motherboard.
  • Sambungkan kabel daya dari catu daya setiap drive.
Baca Juga  Topologi Jaringan Komputer – Pengertian, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya
CD
CD
harddisk
harddisk

 8. Pasang Card Adapter

Card Adapter yang biasanya dipasang adalah kartu suara, kartu video, modem, dan adaptor SCSI. Metode pemasangannya adalah: Masukkan adaptor kartu ke slot yang tersedia pada motherboard, tekan hingga konektornya sepenuhnya dimasukkan, dan kemudian masukkan sekrup sebagai kartu cadangan.

Card Adapter
Card Adapter

9. Fase terakhir dari rakitan komputer

Ketika semua langkah dalam unit komputer telah selesai, tutupi dengan selubung dan sekrup. Sambungkan kabel dari adaptor AC ke outlet dinding dan sambungkan konektor monitor ke konektor kartu grafis, konektor kabel keyboard, dan konektor mouse ke konektor mouse.

10. Tinjau hasil unit komputer

Setelah komputer terpasang, kita meninjau dan menguji hasilnya dengan program BIOS. Metodenya adalah:

  • Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor, dan perhatikan suara melalui speaker.
  • Sekarang program Bios Fost secara otomatis mendeteksi perangkat keras yang diinstal pada komputer.
  • Buat pengaturan untuk kapasitas hard disk dan urutan boot.
  • Setelah Anda menyimpan pengaturan dan menyelesaikan Pengaturan BIOS, komputer memuat sistem operasi dengan urutan pencarian yang cocok dengan pengaturan urutan boot di Bios.
  • Masukkan CD yang dapat di-boot berisi sistem operasi ke dalam drive pencarian.

11. Solusi jika Anda mengalami masalah dengan hasil perakitan komputer

  • Nyalakan komputer. Jika komputer dan monitor tidak dinyalakan, periksa apakah kabel listrik sudah terhubung ke stopkontak.
  • Saat jam dihidupkan, hitam / warna muncul di layar. Pasti ada kesalahan. Saat CPU berbunyi bip, perbaiki lokasi RAM / memori dalam soket.
  • Jika adaptor kartu tidak dikenali, periksa apakah adaptor kartu terpasang dengan benar di slot atau tidak.
  • Jika LED pada HDD atau CD menyala, periksa apakah konektor terhubung atau tidak.

Demikianlah pembahasan tentang perakitan komputer. Semoga bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungannya. Salam manis dari penulis.

Baca Juga  Bahasa Pemrograman - Pengertian, Jenis, Fungsi dan Contohnya

Artikel Lainnya :