Interjeksi – Pengertian, Jenis, Fungsi dan Contoh

Posted on

Interjeksi

4WinMobile.com – Interjeksi merupakan istilah lain untuk menyebut kata seru, kata seru sendiri merupakan salah satu kata yang biasa kita gunakan. Tidak hanya dalam percakapan sehari-hari namun juga dalam berbagai macam kesempatan.

Baik secara lisan mau pun tulisan kata seru sering digunakan tidak hanya membuat seseorang melakukan sesuatu yang kita inginkan. Namun juga digunakan untuk memberikan peringatan.

Mau tahu lebih lanjut ulasan mengenai interjeksi mulai dari pengertian, jenis dan fungsinya yang juga akan disertai dengan contoh kalimatnya. Langsung simak secara lengkap di bawah ini :

 

Pengertian Interjeksi atau Kata Seru

Interjeksi atau kata-kata yang biasa disebut kata seru, biasanya menggambarkan perasaan marah, sedih, gembira, sakit, heran, kagum, kagum, kaget, dan banyak lagi.

Kata seru ini memiliki banyak fungsi untuk menunjukkan perasaan kita pada orang lain yang kita ajak berkomunikasi atau pembaca yang membaca tulisan kita. Karena umumnya kata seru bisa digunakan baik secara lisan mau pun tulisan.

Kata ini juga dapat digunakan untuk memperkuat istilah yang ingin disampaikan oleh penulis atau pembicara.

Orang bisa mengatakan kata seru digunakan untuk mengekspresikan emosi yang diekspresikan dalam kalimat, dan kata seru umumnya merupakan bentuk dasar dan tidak merujuk pada kata-kata lain.

Interjeksi atau Kata seru dapat digunakan tidak hanya dalam bentuk tertulis tetapi juga dalam bentuk percakapan, tetapi harus mempertimbangkan jenis kata seru yang digunakan dalam menulis maupun dalam percakapan.

Tanda seru biasanya digunakan dalam percakapan informal dan tidak boleh dihindari dalam konteks penulisan dan berbicara normal

 

Ciri-ciri Interjeksi

Interjeksi sendiri memiliki beberapa ciri-ciri tertentu yang membuatnya berbeda dengan jenis kalimat lainnya. Berikut ini adalah ciri-cirinya :

1.) Interjeksi atau kata seru biasanya digunakan untuk memberikan atau meunjukkan suatu perasaan atau ekspresi.

2.) Kalimat yang menggunakan kata seru atau interjeksi biasanya ditandai dengan intonasi untuk menunjukkan adanya sesuatu atau isi perasaan dari pembicaranya.

3.) Kata seru yang ditempatkan di awal kalimat biasanya hanya terdiri dari satu kata dan diikuti dengan tanda baca koma ( , ) untuk memperjelas posisinya.

 

Baca Juga  Contoh Soal Psikotes

Jenis-jenis Interjeksi atau Kata Seru

Kata interjeksi terdiri dari beberapa jenis, berikut ini ulasan lengkapnya :

1.) Interjeksi Kata Asli

Kata seru asli merupakan interjeksi yang tidak bisa dikaitkan dengan kata lain. Misalnya : ah, oh, wah, wow, duh, o, hey, ih dan lainnya.

 

2.) Interjeksi Kata Biasa

Kata seru biasa merupakan kata yang diambil atau berasal dari kata-kata biasa yang bisa dimanfaatkan sebagai kata seru atau intejeksi. Seperti : ayo, sial, masa, aduh, kasihan, celaka dan lainnya.

 

3.) Interjeksi Gabungan

Interjeksi ini merupakan gabungan dari dua kata atau lebih yang berfungsi sebagai kata seru. Seperti : tidak mungkin, apa boleh buat dan masih banyak yang lainnya.

 

4.) Interjeksi Tiruan Bunyi

Interjeksi ini berasal dari imitasi bunyi yang berarti kata seru ini menggunakan bunyi sebagai cara untuk mengungkapkan perasaannya. Seperti : kritik, cit, bum, dor, brruhh dan lainnya.

 

5.) Interjeksi Ungkapan

Interjeksi ini sebagian besar berasal dari istilah keagamaan yang bisa berfungsi sebagai kata seru. Misalnya : Alhamdulillah, masya Allah, Astaghfirullah, Puji Tuhan dan lain sebagainya.

 

Fungsi Interjeksi atau Kata Seru Beserta Contoh Kalimatnya

Interjeksi atau kata seru memiliki banyak sekali fungsi penting yang bisa kita gunakan dalam berkomunikasi sehari-hari. Berikut ini adalah fungsinya :

1.) Digunakan untuk Menyatakan Rasa Syukur

Ketika menyatakan rasa syukur, tanda seru biasanya digunakan untuk menandakan bahwa ucapannya tersebut merupakan bentuk rasa syukur. Baik rasa syukur terhadap Tuhan, terima kasih, pujian mau pun rasa senang karena telah mendapatkan keberuntungan.

Contoh Kalimat :

1.) Alhamdulillah, akhirnya semua tugas ku selesai.

2.) Syukurlah, kamu sampai di rumah dengan selamat.

3.) Puji syukur, aku sangat senang melihat kehidupannya yang sekarang sudah mapan.

 

2.) Digunakan untuk Menyatakan Rasa Kagum atau Kepuasaan

Setiap kali ingin menyatakan rasa kagus dan merasa puas akan sesuatu maka penggunaan kata seru dibutuhkan. Karena bertugas untuk menunjukkan rasa kepuasaan, kekaguman yang sedang dirasakan.

Baca Juga  ZAKAT – Pengertian, Hukum dan Benda yang wajib dizakati

Seperti : wah, aduh, wos, fantastis, omo, amboi dan lain sebagainya.

Contoh Kalimat :

1.) Wow, benar benar menakjubkan pemandangan di sini!

2.) Amboi, cara berjalannya sungguh menawan!

3.) Asyik, akhirnya aku akan liburan ke pantai!

 

3.) Digunakan Untuk Menyatakan Rasa Kesal atau Marah

Umumnya kita tahu jika kata seru atau interjeksi biasa digunakan untuk mengungkapkan kemarahan atau rasa kesal. Seperti : sial, ah, berengsek, bajingan dan lain sebagainya.

Menyatakan Rasa Kesal atau Marah, yakni biasanya telah menggunakan suatu tanda seru misalnya sialan, sial, brengsek, ah, dasar dan lain sebagainya.

Contoh Kalimat :

1.) Sial, kenapa aku harus bertemu dengannya di sini!

2.) Brengsek, aku tidak mau lagi melihat wajahmu!

3.) Ah, lama sekali sih anak ini kenapa sampai sekarang belum datang juga!

 

4.) Digunakan untuk Menyatakan Rasa Kaget

Kata seru atau interjeksi biasa digunakan juga untuk menyatakan perasaan kaget, dengan menggunakan bantuan tanda seru. Misalnya : gila, astaga, oh my God dan lainnya.

Contoh Kalimat :

1.) Gila, apa yang terjadi dengan rumahku!

2.) Astaga, wanita ini benar-benar berani dan tidak taku dengan apa pun.

3.) Oh my God, aku tidak percaya bisa bertatap mata langsung dengannya.

 

5.) Digunakan untuk Menyatakan Harapan atau Keinginan

Kata seru juga bisa digunakan untuk menyatakan sebuah harapan dan keinginan. Kalimat ini pun bisa menggunakan tanda seru di akhir kalimat atau tidak.

Contoh Kalimat :

1.) Semoga hari ini banyak pembeli.

2.) Insya Allah kita akan segera bertemu!

3.) Semoga lekas sembuh ya!

 

6.) Digunakan untuk Mengungkapkan Panggilan

Kata seru juga berfungsi untuk menggungkapkan panggilan, kalimat dengan kata seru ini pun biasanya akan ditandai dengan kehadiran tanda seru ( ! ). Misalnya : hai, woy, halo, dan lainnya.

Baca Juga  Riba – Pengertian, Macam, dalil dan Hukumnya

Contoh Kalimat :

1.) Hai, lama tidak berjumpa ya!

2.) Woy, cepat kemari aku sudah menunggu dari tadi!

3.) Halo, akhirnya kita bertemu lagi di sini!

 

7.) Digunakan untuk Mengungkapkan Rasa Marah

Interjeksi atau kata seru juga biasa digunakan untuk mengungkapkan rasa marah. Ciri khasnya bisa dilihat dari tanda seru ( ! ) yang digunakan. Kata yang biasa digunakan antara lain seperti : bodoh, disar, berengsek dan lainnya.

Contoh Kalimat :

1.) Bajingan, aku tidak akan melupakan kesalahan mu!

2.) Dasar tidak tau malu, beraninya kamu menipuku!

3.) Bodoh, bagaimana mungkin kamu selalu melakukan kesalahan yang sama setiap kali!

 

8.) Digunakan untuk Menyatakan Ajakan

Tentu saja fungsi utama dari kata seru atau interjeksi adalah digunakan untuk menyatakan ajakan atau mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu yang diinginkan. Atau mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu.

Kata yang biasa digunakan seperti : ayo, mari, yuk.

Contoh Kalimat :

1.) Yuk, belajar menyenangkan bersama website Laelitm.com!

2.) Ayo, kita pergi sekarang juga!

3.) Mari berhenti menggunakan sedotan plastik demi kesehatan bumi kita!

 

Interjeksi merupakan salah satu materi yang sangat umum dalam bahasa Indonesia, karena kata seru ini sering sekali kita gunakan dalam kegiatan komunikasi kita sehari-hari. Jadi sangat penting bagi kita untuk mempelajarinya apalagi bisa belajar dengan cara asyik dan menyenangkan di 4WinMobile.com

Artikel Lainnya :