Inkscape – Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya

Posted on

Inkscape – Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya

4Winmobile.com – Kalau kamu mendengar kata Inkscape apa sih yang terlintas pertama di pikiranmu? Inkscape yang akan di bahas di artikel kali ini adalah sebuah jenis perangkat lunak atau software.

Wah, software apa ya ini? Yuk. Kita bahas bersama-sama.

Pengertian Inkscape

Inkscape sendiri adalah software atau perangkat lunak yang di gunakan untuk mengedit atau pengolah gambar vector yang bersifat perangkat lunak bebas atau open source (gratis) di bawah lisensi GNU GPL. Tujuan dari software ini pengolah perangkat grafik yang memenuhi stkamur XML, SVG dan CSS. Inkscape ini dia menggunakan sistem operasi berupaCross-Platform dan bisa di jalan pada sistem Mac OS X, biasanya di bawah aplikasi X11, walaupun toolkit GTK+ yang di gunakan dapat di kompilkasikanuntuk beroperasi secara langsung di bawah Quartz), sistem operasi berbasis Linux, dan Microsoft Windows.

Inkscape bersifat multibahasa, terutama untuk antarmuka dan script yang rumit, sesuatu yang sering terlewatkan pada sebagian besar editor grafik vektor.Pada dasarnya, Inkscape sama dengan software Corel Draw, Adobe Illustrator dan lainnya. Perbedaanya ada pada penggunaan SVG (Scalable Vector Graphics) yang sekarang memenuhi stkamur XML W3C.

 

Fungsi Inkscape

Inkscape punya fungsi untuk menggambar dan mendesain secara digital untuk mempermudah pekerjaan utamanya seorang desain grafis. Inkscape bisa berfungsi untuk membuat desain logo, membuat gambar vektor, edit gambar dengan eksistensi SVG, membuat teks vektor, membuat lukisan kompleks bahkan membuat kartun. Bagi orang awam sekalipun, software ini mudah untuk di gunakan.

Baca Juga  Belajar CorelDraw – Untuk Pemula Sampai Mengerti Fungsi Tools di Dalamnya

 

Cara Menggunakannya

Cara menggunakan yang di bahas kali ini, baru penggunaan dasarnya, ya. Ini adalah dokumen Inskscape reguler yang bisa kamu lihat, atur, salin, atau simpan.Tutorial Dasar ini meliputi navigasi kanvas, mengatur dokumen, dasar shape tool, teknik seleksi, transformasi obyek dengan selector, grouping.

 

  1. Menggulung kanvas

Banyak cara untuk menggulung (scroll) kanvas dokumen. Bisa dengan Ctrl+tombol panah pada keyboard. Kamu juga bisa menyeret kanvas ini dengan tombol tengah pada mouse.

 

  1. Zoom kedalam atau keluar

Cara paling mudah untuk Zoom adalah menekan tombol – dan +. Kamu juga bisa menggunakan Ctrl+klik tengah atau Ctrl+klik kanan untuk Zoommasuk, Shift+klik tengah atau Shift+klik tengah untuk Zoom keluar, atau memutar roda mouse sambil menekan tombol Ctrl. Inkscape juga menyimpan sejarah level Zoom yang kamu telah gunakan setiap sesi. Tekan tombol ` untuk kembali ke Zoom sebelumnya, atau Shift+` untuk Zoom selanjutnya.

 

  1. Membuat dan mengatur dokumen

Untuk membuat dokumen baru, tekan File > New atau tekan Ctrl+N. Untuk membuat dokumen baru dengan template yang tersedia di Inkscape, pakai File > New dari Template… atau tekan Ctrl+Alt+N.

Untuk membuka file SVG, tekan File > Open (Ctrl+O). Untuk menyimpan, use File > Save (Ctrl+S), atau Save As (Shift+Ctrl+S)untuk menyimpan dengan nama lain.

 

 

  1. Membuat bentuk

Saatnya untuk membuat sedikit bentuk yang indah! Klik pada Rectangle tool di toolbar (atau tekan F4) kemudian klik-dan-seret ke canvasmu yang kosong.

Peralatan ini dikenal sebagai shape tools. Tiap bentuk (shape) yang kamu buat menampilkan satu atau lebih handles berbentuk berlian. Panel Controls untuk shapetool ini adalah cara lainnya untuk kamu bisa mengatur bentuk.

Baca Juga  Belajar CorelDraw – Untuk Pemula Sampai Mengerti Fungsi Tools di Dalamnya

 

  1. Grouping

Beberapa obyek bisa digabungkan menjadi satu grup. Sebuah grup bersifat layaknya sebuah obyek saat kamu menyeret atau merubah bentuknya. Dibawah, tiga obyek disebelah kiri berdiri sendiri,obyek yang sama pada layar sebelah kiri sudah digrup. Cobalah menyeret yang segrup.

 

Kamu yang mau membuat grup, pilihlah satu atau lebih sebuah objek, dan tekan Ctrl+G. Untuk melepas satu ataupun lebih dari satu grup, tekan Ctrl+U. Sebuah grup yang sudah jadi masih bisa digrup lagi, seperti obyek yang lain; menghasilkan rantai grup yang sangat panjang. Meskipun begitu, Ctrl+U hanya melepas grup yang terakhir dibuat; Kamu harus menekan Ctrl+U berkali-kali jika ingin melepas total sebuah grup yang terdiri dari banyak grup.

 

  1. Fill dan stroke

Filland Stroke ini, dia dari menu Object (atau kamu bisa tekan Shift+Ctrl+F).

Kamu akan melihat dialog tersebut memiliki tiga tab: Fill, Stroke paint, dan Stroke style. Tab Fill membuat kamu bisa mengedit fill (interior, warna isi) dari obyek yang terpilih.

 

Saat kamu berubah dari satu warna menjadi gradasi, gradasi yang baru diciptakan akan menggunakan warna sebelumnya, dari jelas menjadi transparan. Beralihlah ke Gradient tool (Ctrl+F1) untuk menyeret gradient handles kontrol tersebut ditampilkan dengan sebuah garis yang menentukan arah dan panjang gradasi. Setiap handle gradasi dipilih (disorot dengan warna biru), dialog Fill and Stroke akan menata warna handle tersebut, bukan seluruh obyek.

 

  1. Duplikasi, perataan, distribusi

Salah satu pekerjaan yang sering dilakukan adalah duplikasi, mengggandakan sebuah obyek (Ctrl+D). Duplikat yang dihasilkan akan muncul tepat diatas obyek asalnya, dan langsung terpilih, jadi kamu bisa menyeretnya dengan tombol panah.

Baca Juga  Belajar CorelDraw – Untuk Pemula Sampai Mengerti Fungsi Tools di Dalamnya

 

Nah, sekarang kamu sudah bisa menggunakan Inkscape bukan? Cara penggunaan yang di paparkan tidak hanya itu saja, ya. Masih banyak yang bisa dilakukan dengan Inkscape, tapi dengan teknik yang diterangkan tadi, kamu sudah bisa menghasilkan grafis yang sederhana tetapi berguna. Selamat mencoba.

Artikel Lainnya :