Enzim: Pengertian, Sifat, Cara Kerja dan Komponennya

Posted on

Enzim: Pengertian, Sifat, Cara Kerja dan Komponennya

Enzim berkaitan dengan proses metabolisme yang terjadi pada tubuh organisme. Lalu tau kah anda apa enzim itu ?. Berikut penjelasan tentang enzim secara lengkapnya.

 

enzim
enzim

 

Pengertian Enzim 

Enzim yaitu biomolekul berupa protein yang mempunyai fungsi sebagai katalis ( senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi dalam suatu reaksi kimia organik). Molekul awal atau substrat akan dipercepat perubahannya menjadi molekul lain yang disebut produk. Semua proses biologis sel membutuhkan enzim supaya bisa berlangsung dengan cukup cepat dalam suatu arah lintasan metabolisme.

Enzim terdiri dari dua bagian.jika enzim dipisahkan satu sama lainnya mengakibatkan enzim tidak aktif. Tetapi keduanya dapat digabungkan menjadi satu, yang disebut holoenzim. Dua bagian enzim tersebut adalah apoenzim dan koenzim.

  • Apoenzim

Apoenzim yaitu bagian dari protein enzim, bersifat tidak tahan panas dan menentukan kekhususan dari enzim.

  • Koenzim

Koenzim biasa disebut gugus prostetik jika terikat sangat erat pada apoenzim. Tetapi koenzim tidak begitu kuat dan mudah dipisahkan dari apoenzim. Dan bersifat termostabil (tahan panas), mengandung ribose dan fosfat. Fungsi koenzim menentukan sifat dari reaksinya.

 

Sifat Sifat Enzim

Sifat sifat Enzim sebagai berikut :

  • Enzim bersifat sebagai katalisator. Enzim yaitu katalis yang dapat merubah laju reaksi walaupun tidak ikut bereaksi.
  • Enzim bekerja secara spesifik. Enzim hanya bisa mempengaruhi satu reaksi saja tidak bisa mempengaruhi reaksi yang lain atau enzim hanya mempengaruhi substrat tertentu saja.
  • Enzim bersifat bolak balik. Enzim dapat ikut bereaksi tetapi tidak mempengaruhi hasil akhir atau enzim tidak mempengaruhi arah reaksi tetapi hanya mempercepat laju reaksi sehingga tercapai keseimbangan. Dan bisa menguraikan suatu senyawa menjadi senyawa senyawa lain atau sebaliknya menyusun senyawa senyawa menjadi senyawa tertentu.
  • Enzim seperti protein yang dipengaruhi oleh suhu dan ph. Jika suhu rendah protein enzim akan mengalami koagulasi dan jika suhu tinggi akan mengalami denaturasi.
  • Enzim diperlukan dalam jumlah yang sedikit.
  • Enzim tergolong koloid dimana enzim tersusun atas komponen protein dan mempunyai permukaan antar partikel yang sangat besar sehingga bidang aktivitasnya juga besar.
  • Enzim bisa menurunkan energi aktivasi. Energi aktivasi dalam suatu reaksi yaitu jumlah energi dalam kalori yang diperlukan untuk membawa semua molekul pada 1 molekul senyawa pada suhu tertentu menuju tingkat transisi pada puncak batas energi. Jika suatu reaksi kimia di tambahkan katalis yaitu enzim maka energi aktivasi bisa diturunkan dan reaksi akan berjalan dengan lebih cepat.
Baca Juga  Kelenjar Tiroid – Pengertian Lengkap dengan Struktur, Fungsi, dan Kelainannya

 

Cara Kerja Enzim

Enzim mempunyai peranan yang sangat penting dalam tubuh. Dengan suatu mekanisme dan cara kerja yang tersusun rumit. Enzim ikut bekerja dalam proses pencernaan makanan yang kita konsumsi. Jika tidak ada enzim-enzim tersebut maka makanan akan dicerna dalam jangka waktu yang sangat lama baru bisa diserap sarinya dan berfungsi untuk menompang metabolisme tubuh. Setiap enzim hanya bisa bekerja pada satu macam senyawa atau reaksi kimia karena perbedaan struktur kimia setiap enzim yang bersifat tetap. Dengan adanya perbedaan struktur kimia masing-masing enzim itu sedikit banyak bisa berpengaruh terhadap cara kerja enzim tersebut sebagai biokatalisator dalam proses pencernaan.

Enzim sebagai biokatalisator dilakukan dengan proses percepatan reaksi dengan menurunkan energi yang dibutuhkan untuk berlangsungnya reaksi kimia di dalam sel hidup. Zat yang akan dikatalis oleh enzim biasa disebut substrat. Substrat akan berhubungan dengan enzim pada wilayah yang disebut sisi aktif. Sisi aktif pada enzim hanya dapat berhubungan dengan substrat tertentu. Enzim bekerja secara spesifik dan satu jenis enzim hanya bisa terlibat dalam satu reaksi .

Dalam  kerja enzim itu unik walaupun enzim ikut dalam reaksi dan mengalami perubahan fisik selama reaksi , enzim tetap akan kembali ke keadaan semula jika proses reaksi telah selesai.cara kerja enzim didalam tubuh bisa menghasilkan senyawa intermediate dalam reaksi organik dengan energi rendah dan enzim merangsang kerja reaksi kimia dengan pembentukan yang kompleks dan substrat sehingga bisa menekan energi aktivasi yang diperlukan tubuh dalam reaksi biokimia.

 

cara kerja enzim
cara kerja enzim

 

Mekanisme cara kerja enzim dapat dijelaskan melalui alur berikut:

  1. Membuat lingkungan yang transisinya stabilisasi untuk menurunkan energi aktivasi. Contohnya, dengan cara mengubah substrat.
  2. Meminimalkan energi transisi dengan menciptakan lingkungan reaksi terdistribusi muatan berlawanan dan tidak merubah bentuk
  3. Dengan cara pembentukan lintasan reaksi alternatif.
  4.  Membuat substrat ke orientasi yang tepat untuk bereaksi dengan cara menurunkan entropi reaksi.
Baca Juga  Mandi Wajib - Pengertian, Niat, Tata Cara, Sunnah dan Penyebabnya

 

Komponem Enzim

 komponen enzim

Komponen enzim dalam tubuh mempunyai dua komponen penyusun yaitu terdiri dari protein dan non protein.  Komponen penyusun yang berupa protein disebut apoenzim. Apoenzim yaitu komoponen yang paling dominan dalam suatu struktur enzim.  Komponen penyusun apoenzim bersifat labil disebabkan mudah dipengaruhi oleh perubahan suhu dan ph dan tidak tahan panas.  Sedangkan komponen penyusun yang berupa non protein disebut sebagai gugus prostetik yang terdiri dari ion anorganik dan ion organik kompleks. Ion anorganik dikenal sebagai kofaktor. Kofaktor berguna sebagai katalis yang mampu meningkatkan kerja enzim.

 

Demikianlah pembahasan tentang pengertian enzim, sifat, cara kerja dan komponennya. Semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungannya dan salam manis dari penulis.

Artikel Lainnya :