Energi : Pengertian, Jenis, Sifat, Rumus dan Contoh Terlengkap

Posted on

Energi : Pengertian, Jenis, Sifat, Rumus dan Contoh Terlengkap

Secara umum, kata energi mengacu pada konsep yang secara harfiah dapat dikatakan mampu menyebabkan perubahan. Oleh sebab itu, banyak yang berpendapat bahwa energi merupakan penyebab dari seluruh perubahan. Tahukah Anda apa energi itu? Jika Anda belum mengetahuinya, mari simak artikel dibawah ini bersama-sama.

Pengertian Energi

Yang dimaksud dengan energi yaitu kemampuan untuk melakukan suatu fungsi sebagai suatu pekerjaan (usaha). Kata “energi” berasal dari bahasa Yunani untuk “ergon” yang berarti kerja. Ketika kita melakukan apa pun maka yang selalu kita gunakan adalah energi, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Satuan N.m atau Joule merupakan jumlah energi turunan. Energi dan juga kerja memiliki satuan yang sama. Energi mengacu pada tenaga atau gaya untuk melakukan sesuatu yang biasanya didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan pekerjaan.

Walaupun kerja didefinisikan sebagai upaya untuk memindahkan objek sejauh S (m) dan juga gaya F (Newton). Energi itu fleksibel dan bisa bergerak, berpindah dan juga berubah.

Jenis energi

Matahari merupakan sumber energi terbesar yang memberikan berbagai macam manfaat untuk makhluk hidup yang ada di bumi ini. Selain matahari, ada juga berbagai jenis energi lainnya, yaitu :

Energi Panas (Kalor)

Energi yang di akibatkan oleh gerakan internal partikel penyusun suatu objek atau benda disebut dengan energi panas.

Energi Bunyi

Energi yang dihasilkan oleh getaran partikel udara di sekitar sumber bunyi disebut dengan energi bunyi. Semakin besar suatu getaran, maka semakin besar juga hasil energi suaranya. Sebagai contoh, gendang yang dipukul dengan keras akan menghasilkan getaran tinggi hingga bunginya pun lebih besar.

Baca Juga  Magnet - Pengertian, Jenis, Fungsi, Sifat dan Contoh Lengkapnya

Energi Mekanik

Energi yang ditemukan dalam benda yang bergerak disebut dengan energi mekanik. Terdapat 2 jenis pada energi mekanik ini, yaitu :

Energi potensial yaitu suatu energi yang dihasilkan oleh objek (benda) pada tempat tertentu saat melakukan suatu usaha. Contohnya yaitu saat bola diangkat keatas permukaan, lalu dilepaskan hingga bola tersebut kembali pada posisi semula.

Energi kinetik yaitu energi yang dihasilkan oleh suatu objek (benda) karena gerakannya. Semakin tinggi kecepatan suatu objek, maka semakin besar/tinggi pula energi kinetiknya. Contohnya yaitu saat mobil melaju dengan cepat, maka akan menghasilkan energi kinetik yang tinggi atau besar.

Energi cahaya

Energi yang telah dihasilkan oleh suatu gelombang elektromagnetik disebut dengan energi cahaya. Energi listrik, misalnya, menghasilkan cahaya yang cemerlang.

Energi Kimia

Energi yang dihasilkan oleh interaksi kimia dari suatu reaksi kimia disebut dengan energi kimia. Contohnya yaitu reaksi kimia yang terjadi pada tubuh manusia saat mencerna suatu makanan masuk ke usus dan juga lambung.

Energi Nuklir

Energi yang dihasilkan dari reaksi nuklir dalam bahan radioaktif disebut dengan energi nuklir.

Energi Listrik

Energi yang dihasilkan oleh suatu muatan listrik yang bergerak melewati kabel tembaga disebut dengan energi listrik. Energi ini adalah energi yang paling dibutuhkan karena dapat digunakan untuk menggerakkan berbagai perangkat yang membantu kehidupan manusia.

Sifat Energi

Semua jenis energi di alam adalah kekal, yaitu, mereka tidak dapat diproduksi atau dihancurkan. Akan tetapi, energi juga dapat di ubah menjadi bentuk energi lain. Berikut adalah beberapa sifat energi, antara lain :

  • Kekekalan Energi : Energi di alam tidak bisa dihancurkan dan diciptakan.
  • Transfer Energi : Energi suatu tempat atau material bisa ditransfer ke tempat atau material yang lainnya. Contohnya adalah ketika proses memasak air, energi panas dari api ditransfer ke bejana logam, menyebabkan panas mendidih air dan menguapkan air.
  • Perpindahan Energi : Sama saja dengan transfer energi, yaitu energi dalam satu objek dapat ditransfer ke yang lain dengan suatu gaya (energi mekanik).
  • Transformasi Energi : Energi dapat dikonversi ke bentuk lain. Misalnya: Pada setrika, dari energi listrik diubah menjadi energi panas.
Baca Juga  Gelombang Elektromagnetik : Pengertian, Sifat, Macam, Rumus dan Contoh Soalnya Lengkap

Rumus Energi

Apabila suatu rangkaian diberi V (beda potensial) yang mengalirkan Q (muatan listrik) dan juga I (arus listrik), lalu berapakah yang dibutuhkan energi listriknya?

W = Q V dan Q = I t

Keterangan :

V = Beda potensial (volt)
W = Energi listrik (joule)
Q = Muatan listrik (Coulomb)

Satuan joule pada energi listrik adalah W, yang mana 1 joule tersebut merupakan energi yang sangat dibutuhkan untuk memindahkan muatan 1 Coulomb namun beda potensial yaitu sebesar 1 volt. Jadi 1 joule = (sama dengan) coulomb × volt.

Akan tetapi kuat arus yang mengalir pada muatan per satuan waktu hingga energi listrik dapat ditulis sebagai I = Q/t, maka perumusannya adalah :

W=( I.t ) .V dengan W=V I t

Hasil perumusannya adalah (V=I.R) apabila persamaan tersebut di hubungkan dengan hukum Ohm.

Jumlah energi listrik tersebut menunjukkan persamaannya tergantung pada muatan, arus listrik, beda potensial, waktu dan hambatan. Semakin tinggi muatan, semakin kuat arus, potensial, dan waktu, semakin tinggi juga energinya. Jika untuk hambatan, semakin besar hambatan, semakin sedikit/kecil energinya.

Contoh Soal Energi

Terdapat sebuah solder listrik memiliki tegangan sebesar 110V (volt) melalui arus 2 ampere. Berapa banyak energi kalor (panas) yang dihasilkan ketika solder memiliki aliran arus selama 20 menit?

Diketahui yaitu

V = 110V (volt)
I = 2 ampere
t = 1200 dtk (s) = 20 menit

Ditanya : W?

Jawab:

W = V I t = 110. 2 1200 = 264.000 J = 264 kJ

Artinya, setelah 20 menit mengalir, panas yang dihasilkan adalah 264 kJ

Itulah beberapa informasi tentang energi yang dapat Anda ketahui. Semoga bisa bermanfaat dan juga menambah wawasan ilmu pengetahuan Anda, terimakasih.

Artikel Lainnya :