Cara Setting Bios Secara Lengkap

Posted on

Cara Setting Bios Secara Lengkap

Sebelum menginstalasi sistem operasi pada komputer, pertama-tama kita harus menginstal bios yang ada di komputer agar sistem komputer mengenali CD instalasi pada CD ROOM. Akan tetapi, untuk mencegah terjadinya file yang coroupt, maka proses penyalinan data selama instalasi lebih baik jika CD menggunakan mode ROOM.

Dalam konteks ini, kami akan memberikan cara setting bios atau untuk mengkonfigurasi BIOS Anda sebelum menginstal sistem operasi di komputer Anda. Tetapi sebelum membaca panduan ini, alangkah baiknya jika Anda pertama kali memahami apa singkatan dari BIOS dan apa definisi bios.

BIOS adalah singkatan dari Basic Input Ouput System, sebuah Bios adalah program mikroprosesor untuk komputer pribadi yang digunakan untuk mem-boot sistem komputer setelah Anda mengaktifkannya. Fungsi BIOS antara lain yaitu:

  • Menjalankan dan juga memuat sistem operasi.
    Pengujian terhadap perangkat keras (proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST) serta Inisialisasi (penyalaan).
  • Mengatur berbagai macam konfigurasi dasar bagi komputer Anda, seperti waktu, tanggal, kinerja, konfigurasi proses booting, konfigurasi media penyimpanan dan juga stabilitas komputer.

Cara Kerja Bios

Jika berbicara tentang cara kerja bios, yaitu dilakukan dengan dimulainya proses inisialisasi yang menunjukkan jumlah memori terinstal, kapasitas, jenis harddisk dan lain sebagainya. Kemudian memeriksa perangkat ROM lain seperti harddisk, lalu melakukan tes RAM yaitu memory count up test. BIOS akan mencari lokasi booting device serta sistem operasi jika semua tes komponen tersebut telah berhasil diselesaikan.

Anda dapat mengakses BIOS dengan melakukan menekan tombol tertentu pada saat pertama kali komputer dihidupkan. Dalam hal ini biasanya tombol Delete seperti F2 pada keyboard. Ada tulisan seperti (Pres F2 to enter setup), Anda cukup tekan F2 untuk masuk ke pengaturan BIOS.

Baca Juga  Pemrograman - Pengertian, Fungsi dan Jenisnya

Jika Anda tahu bahwa cara setting Bios itu berbeda-beda tergantung pada vendor pembuatnya. Dalam artikel kali ini, kami akan membagikan menu BIOS yang pada umumnya kita temui yaitu sebuah Phoenix Award BIOS. Menu utama dalam BIOS ini adalah:

  • PC Health Status, Anda dapat cek tegangan dan juga temperatur dari Power Suplly disini.
  • Advanced Chipset Features.
  • Standard CMOS Features, untuk melihat hardisk yang terdeteksi, seting tanggal dll.
  • Advanced BIOS Features, Anda dapat set pengaturan boot device priority (pilihan device untuk pertama booting) disini.
  • Power Management Setup, pembagian tegangan pada setiap periferal yang mana ini sering digunakan untuk overclocking.
  • Integrated Peripherals.
  • Exit Without Saving, tanpa harus menyimpan settingan dapat keluar dari layar bios.
  • Set Supervisor Password, user dapat mengubah-ubah settingan BIOS dengan memberi kata sandi supaya tidak sembarangan.
  • Set User Password.
  • Load Optimized Defaults, yang direkomendasikan oleh bawaan pabrik yuntuk mengembalikan settingan optimal.

Lalu bagaimana Cara Setting Bios?

Berikut adalah beberapa cara setting bios yang dapat Anda lakukan dengan baik dan benar. Perhatikan langkah-langkahnya dibawah ini :

  1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan yaitu menghidupkan dengan menekan tombol power pada komputer, atau apabila komputer telah dalam keadaan hidup, maka Anda dapat restart komputer itu terlebih dahulu.
  2. Kemudian, apabila komputer Anda sudah menyala pertama kalinya, tekan tombol DELETE dengan terus menerus agar bisa meload tampilan bios komputer.
  3. Apabila tampilan menu bios tersebut sudah muncul, maka langsung saja Anda pilih menu boot untuk memilih boot yang akan diprioritaskan.
  4. Silahkan Anda pilih yaitu boot device priority lalu ENTER untuk memilih perangkat yang ingin diprioritaskan.
  5. Jika Anda menggunakan CD ROOM, maka jangan khawatir untuk memilih CD ROOM pada 1st Boot Device.
  6. Selanjutnya Anda tekan F10 untuk menyimpan dan keluar, atau Anda pun dapat mengikuti sebuah petunjuk yang ada, yakni bisa samping atau bawah menu bios tersebut.
  7. Setelah itu tunggu sebentar sampai komputer akan restart dengan sendirinya.
Baca Juga  PHP - Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Itulah beberapa informasi tentang Cara Setting Bios yang dapat Anda ketahui. Semoga bermanfaat dan juga dapat Anda praktikan dengan sebaik mungkin, terimakasih.

Artikel Lainnya :